Tersedia Istilah Baru Saat Pandemi, Koalisi Tenaga Manusia dan Teknologi

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

VIVA   –  Pandemi COVID-19 mengganggu sektor industri. Jika pada awalnya bisnis dan pelaku usaha bisa beroperasi secara bebas, kini semua pergerakan harus mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Mulai dibanding pembatasan sosial berskala besar (PSBB), physical distancing , bekerja dari rumah ( work from home /WFH), hingga fase kehidupan baru ( new normal ). Kondisi yang penuh ketidakpastian itu tentunya sangat mempengaruhi pengambilan kesimpulan HR dalam mendorong kegiatan operasional sebuah perusahaan.

Baca: Pengguna Aplikasi Ini Bisa Dapat Penghasilan, Syaratnya Mudah

Tentunya, tim HR dan perusahaan kudu sigap dan cekatan dalam meronce strategi di fase new umum ini. Strategi ini bertujuan buat membimbing karyawan agar tetap berguna dan bisa beradaptasi lebih elok di tengah pandemi.

Konsep bekerja remote atau jarak jauh memang terbukti cocok dan efektif untuk mengatasi ketidakpastian. Namun, tak semua karyawan atau divisi tertentu bisa terus-menerus bekerja dari vila. Dari situasi inilah muncul nama baru yaitu, Hybrid Work Ideal.

“Hybrid artinya kombinasi dari dua atau lebih rancangan yang akhirnya menghasilkan turunan dengan dwifungsi. Saat kemampuan dasar buat bekerja dari rumah sudah mantap, alur kerja dan komunikasi juga harus diperhatikan, ” kata Besar Eksekutif GreatDay HR, Gordon Enns, Jumat, 27 November 2020.

Ia mengiakan jika model kerja Hybrid menelungkupkan kemungkinan untuk meningkatkan produktivitas pekerja dengan konsep yang juga fleksibel, model kerja seperti ini menyembul sebagai jawaban ketidakpastian kapan pegawai bisa kembali bekerja sepenuhnya pada kantor.

Menurut Gordon, poin paling besar dalam penerapan model kerja Hybrid, yaitu adanya keseimbangan antara bekerja dari rumah dan bekerja dari kantor dengan bantuan teknologi.

Oleh karena itu, penguasaan teknologi menjelma bagian paling krusial dalam jalan adaptasi model kerja Hybrid. “Jika model kerja remote memang sepenuhnya mengandalkan teknologi, maka dalam arketipe kerja Hybrid justru bisa mengkombinasikan kompetensi tenaga manusia dengan teknologi, ” ungkap dia.

Salah satu bentuk teknologi yang bisa mendukung efektivitas model kerja Hybrid adalah Human Resource Information System (HRIS). Gordon menyebut HRIS memiliki sejumlah fitur HR yang mampu membantu perusahaan meningkatkan taraf kerja dan hidup karyawan.

Mulai dari kemudahan akses melalaikan aplikasi seluler, teknologi berbasis cloud, dan terintegrasi dari sistem mencetak kehadiran ke sistem penggajian secara otomatis, termasuk semua komponen retribusi penghasilan, hingga benefit berupa asuransi dan pinjaman.