Polda Kaltara: Eks Kapolres Nunukan Harusnya Hukum Push Up Brigadir SL

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

VIVA – AKBP Syaiful Anwar dicopot dai jabatannya sebagai Kapolres Nunukan karena melakukan penganiayaan terhadap Brigadir SL. Syaiful menendang dan memukul Brigadir SL hingga terjatuh.

Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Utara, Kombes Budi Rachmat mengatakan, harusnya Syaiful tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap anak buahnya meski dianggap membuat kesalahan. Menurut dia, polisi memiliki prosedur dan sanksi yang sudah diatur bila ada yang melanggar aturan.

“Bisa memberi teguran lisan, tertulis dan tindakan fisik seperti push up. Bahkan, sampai pemecatan,” kata Budi saat dihubungi wartawan pada Rabu, 27 Oktober 2021.

Kapolres Nunukan aniaya anggotanya
Photo :

  • tvOne / Kaltara

Kapolres Nunukan aniaya anggotanya

Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Banjir di Jakarta pada Siang dan Sore Hari

Namun, kata dia, Syaiful mengaku sudah kesal dengan Brigadir SL sehingga hilang kendali menendang korban yang berdinas di Subnit II Dalmas Satuan Samapta Polresta Bandar Lampung sampai terjatuh.

“Saya ketemu, saya tanya dia khilaf dan jengkel. Jengkel jadi khilaf,” ujarnya.