Garang, Anggota Moge Tendangi Kepala Intel TNI AD Secara Brutal

VIVA   – Sungguh terlalu, anggota komunitas pencinta Motor Gede (Moge) Harley Davidson Club secara brutal menghajar besar anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.

Fakta kebrutalan club motor ini tersibak dalam video amatir yang merekam detik-detik penyerangan terhadap dua bagian intelijen Komando Distrik Militer 0304/Agam, Sumatera Barat.

Dalam rekaman itu dilansir VIVA Tentara Minggu 1 November 2020, tampak sejumlah anggota moge HOC memukul kedua intel TNI AD itu, mereka turun dari motor-motor mewah mereka dan langsung menerjang kedua korban. Hingga salah satu dibanding kedua korban terjatuh.

Meski prajurit TNI berpakaian bebas telah jatuh, bagian moge itu terus menghajar. Bahkan, salah satu anggota komunitas moge tersebut menendangi kepala prajurit TNI dengan sembarangan. Tak cuma sekali tendangannya mendarat tepat di kepala tentara TNI itu.

Tak cuma menghajar, anggota moge itu terus mengamuk dan mencaci nista kedua prajurit TNI tersebut. Padahal dalam rekaman itu kedua tentara TNI yang diketahui bernama Serda Mastari dan Serda Yusuf sudah menyebutkan identitas mereka sebagai tentara TNI.

Untuk diketahui, aksi brutal ini bermula ketika kedua prajurit TNI tersebut cukup melintas di Jalan Dr. Hamka, Bukittinggi. Saat itu mereka padahal menuju Markas Kodim Agam.

Di pusat perjalanan Serda Mastari dan Serda Yusuf mendengar suara sirine mobil Patwal Polres Bukittinggi yang memimpin rombongan Harley Davidson, yang sedang touring dengan mengangkat tema Long Way Up Sumatera Island.

Mendengar suara sirine Patwal, kemudian Serda Mastari dan Serda Yusuf meminggirkan sepeda motornya secara tujuan mempersilahkan rombongan melintasi pekerjaan raya. Setelah semua arak-arakan moge Harley Davidson melintas, dua Bagian TNI AD itu pun kembali melanjutkan perjalanannya seperti biasa.

Namun nahas sejumlah moge yang terpisah dari rombongan kembali datang dari arah belakang sepeda motor Serda Mastari dan Serda Yusuf. Moge itu pun tiba-tiba menyalip dan menggeberkan gasnya ke arah sepeda motor dua Bagian TNI itu, hingga mereka miring dan hampir jatuh dari kendaraan yang ditumpanginya.

Mendapatkan perilaku arogan dari para pengguna Moge, kemudian Serda Mastari dan Serda Yusuf mengejar pelaku & menegur para riders yang membuktikan arogansinya di jalan raya tersebut.

Namun, setelah lulus menghentikan rombongan Harley Davidson, malah Serda Mastari dan Serda Yusuf dikeroyok oleh para komunitas moge tersebut.

Lihat pada video berikut:

Baca: Danpuspomad Berbicara Perkara Pengeroyokan 2 Intel TNI di Bukittinggi