Denny Indrayana Cium Kejanggalan Penghitungan Perkataan Pilkada Kalsel

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

VIVA   –  Calon Gubernur Kalimantan Selatan nomor urut dua Denny Indrayana mencurigai banyak kejanggalan dalam proses penghitungan suara buatan pemungutan suara pilkada-2020″> Pilkada 2020 Kalimantan Selatan.

Denny Indrayana dalam keterangan pers diterima di Jakarta, menyampaikan sejumlah kejanggalan, terutama soal tertundanya proses penghitungan suara di beberapa daerah.

Saksinya, menurut Denny, kesulitan mendapatkan salinan C hasil penghitungan suara, bahkan harus berargumentasi zaman dengan petugas.

“Kami terima informasi, ada oknum petugas KPPS yang apalagi membawa formulir C-Hasil-KWK itu ke rumah. Berdasarkan mekanisme pemilu, tersebut jelas dilarang, bisa berpotensi terjadi manipulasi suara hasil penghitungan dalam TPS, ” katanya.

Tidak hanya itu, Denny Indrayana juga merasa ada perlakukan dengan tidak baik terhadap saksi paslon nomor urut 2. Saksi, katanya, banyak yang tidak diberikan salinan formulir C-Hasil-KWK, atau lembaran dengan nantinya digunakan untuk sertifikat hasil penghitungan suara di TPS.

Kejanggalan lainnya, lanjut Denny, yakni soal penghitungan suara pada sejumlah TPS yang seluruh hasilnya mencoblos paslon nomor urut satu. Hasilnya sama persis dengan total pemilih yang terdaftar di TPS itu.

“Ada di 3 TPS & ternyata ada 10 TPS dengan kejadiannya juga sama, bahkan tingkat kehadiran pemilih mencapai 100 komisi. Hasil coblosnya pun 100 persen, padahal rata-rata kehadiran pemilih ke TPS hanya sekitar 50 upah saja, ” katanya.

Denny Indrayana menduga ada praktik-praktik curang dengan mengubah hasil penghitungan suara di TPS. Dia mengisbatkan kalau dugaan ini dapat dipertangungjawabkan kebenarannya karena telah dikonfirmasi sebab sejumlah pihak.

“Ada pihak yang meminta aparat untuk merubah suara, dan setelah dikonfirmasi ternyata benar. Hal semacam ini tidak boleh dibiarkan, ” ucapnya.

Denny Indrayana menetapkan banyaknya potensi kecurangan selama metode penghitungan suara yang tengah berlangsung saat ini dan pihaknya meyakinkan akan melakukan investigasi secara mendalam.

Selain itu, Denny Indrayana mengajak seluruh pihak untuk menyelamatkan kemenangan masyarakat Kalimantan Daksina dengan mengawal proses penghitungan pandangan dengan cara yang terhormat & bermartabat.

“Kami tak akan tinggal diam jika tersedia kecurangan, apalagi yang berlangsung pada depan mata kami, ” ujarnya.

Selain itu, Denny Indrayana juga memberikan peringatan kepada siapapun yang melakukan manipulasi suara jelas akan mendapatkan sanksi dengan ancaman hukumannya, yakni 12 tarikh penjara dan denda Rp144 juta.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Gubernur Kalsel Denny Indrayana-Difriadi, Muhammad Rofiqi, menyatakan penghitungan bahana Pilgub Kalsel di Kabupaten Kampung berada di zona merah.

Menurut dia, banyak peristiwa yang dapat merugikan Paslon Gubernur Kalsel Denny-Difri (H2D), oleh karena itu masalah tersebut harus menjelma perhatian seluruh elemen pelaksana pemilu.

“Kalau ada daerah di atas zona merah, maka kami berani bilang ini dalam atas merah, ” katanya.

Rofiqi menjelaskan berdasarkan hasil investigasi Tim H2D sejumlah terkaan pelanggaran telah terjadi seperti tulisan suara lebih dulu dicoblos buat paslon 1 dan dilakukan KPPS.

Kemudian juga lambatnya input perolehan suara Pilgub Kalsel di Kabupaten Banjar dengan tanda yang tidak masuk akal, & yang terparah C1 diminta tak diberi KPU dengan alasan tak ada dalam peraturan.

Melihat kasus per kasus yang terjadi tersebut, menurut dirinya dekat dapat dipastikan seperti ada bagian kesengajaan.

“Siapapun dengan menang akan berlanjut ke MK, tapi yang jadi masalah masa C1-nya hanya fotokopi, tentu untuk pembuktiannya sulit, karena tidak setara dengan bukti otentik yang sama-sama ditandatangani, ” katanya.???? (Ant)